Kalau kau tak sanggup menjadi beringin yang tegak dipuncak bukit
Jadilah saja belukan
Tapi belukan terbaik yang tumbuh ditepi danau
Kalau kau tak sanggup menjadi belukan
Jadilah saja rumput
Tapi rumput yang memperkuat tanggul pinggiran jalan
Tidak semua jadi kapten
Tentu harus ada awak kapalnya
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu, sebaik-baiknya dirimu sendiri~Soe Hok Gie
Kalau kau tak sanggup menjadi beringin yang tegak dipuncak bukit
Published 4 February 2010 Quote 1 CommentTags: soe hok gie
#waktukecil nonton wiro sableng
Published 31 December 2009 Kehidupan 5 CommentsTags: curcol dikit, maniak
Malem ini, #waktukecil jadi trending topicnya twitter.
Dan temen gue, mahdi ngetweet gini
#waktukecil nonton wiro sableng
Gue jadi inget masa kecil dulu. Saat gw masih kelas 1 SD, gue demen banget ama yang namanya Wiro Sableng. Itu udah jadi tontonan sehari-hari gue. Setengah jam sebelum Wiro Sableng mulai, remot udah digenggam. Paling enak nonton sambil makan chiki. Tak lupa nyanyi lagu openingnya. Entah kenapa bisa seneng banget nonton gituan. Continue reading ‘#waktukecil nonton wiro sableng’
baru pulang kemah dan microsoft office 2007 di linux
Published 27 December 2009 Kehidupan Leave a CommentTags: hidup microsoft office
Ah iya judulnya emang ga nyambung. Tapi ya intinya baru pulang kemah tadi dari Cidahu, pasti kangen lah ama komputer. Foto-foto menyusul deh, lagipula bukan ane yang pegang kamera.
Nah pas tadi iseng internetan nemu cara nginstall office 2007 di linux. Sayang, mentahan office udah diapus. Nanti donlot versi Windowsnya ah, baru yang Mac. Belom sampe di tangan sih Snow Leopard-nya. Entah ini leptop kuat apa nggak, tapi ada yang bisa pake *Leopard* dengan RAM 512mb. Sama lagi leptopnya. Kan katanya Snow Leopard lebih enteng dari Leopard, nah itu dia.
Wismilak deh.
Plugin Equalizer di Rhythmbox
Published 15 December 2009 How To 2 CommentsTags: equalizer, GNOME, linux, plugin, RbEQ, rhythmbox, Rooster
Yoi, Rhythmbox udah ga asing lagi untuk pengguna Linux. Rhtyhmbox enak, bentuknya library kaya iTunes (tampilannya beda, tapi konsepnya sama. kalo mau yang mirip pake Songbird aja). Artist Browsernya emang menuh-menuhin, kita sulap aja pake Ctrl+B
Salah satu kekurangan mendasar yang ada di Rhythmbox itu gaada equalizernya, padahal ini dimiliki semua audio player. Udah ada yang ngusulin setahun yang lalu, entah belum ada kelanjutannya. Untung ada yang buat pluginnya. Ayo kita pasang Continue reading ‘Plugin Equalizer di Rhythmbox’
Before you were born, your parents weren’t as boring as they are now. They got that way from paying your bills, cleaning your clothes and listening to you talk about how cool you thought you were. So before you save the rain forest from the parasites of your parent’s generation, try delousing the closet in your own room.
~Bill Gates
kata guru fisika saya, ada 4 jenis orang
Published 23 October 2009 Kehidupan 4 CommentsTags: 61, ir.newton, persepsi
Hari Kamis, setelah bel sekolah, guru fisika saya ngomong gini
Hei anak-anak, di dunia ini ada 4 jenis orang:
Pertama, orang yang tahu bahwa ia tahu
Yang kedua, orang yang tidak tahu bahwa ia tahu
Yang ketiga, orang yang tahu bahwa ia tidak tahu
Nah, yang keempat, orang yang tidak tahu bahwa ia tidak tahuOk anak-anak pelajaran selesai dan hati-hati di jalan.
Perlahan sangat pelan
hingga terang kan menjelang
Cahaya kota kelam mesra menyambut sang petang
Disini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
kenapa matahari terbit menghangatkan bumi
Aku orang malam
yang membicarakan terang
Aku orang tenang
yang menentang kemenangan oleh pedang
Perlahan sangat pelan
hingga terang kan menjelang
Cahaya nyali besar mencuat
runtuhkan bayang
Disini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
kenapa indah pelangi tak berujung sampai di bumi
Aku orang malam
yang membicarakan terang
Aku orang tenang
yang menentang kemenangan oleh pedang
Cahaya bulan menusukku
dengan ribuan pertanyaan
yang tak kan pernah kutahu
dimana jawaban itu
Bagai letusan merapi
bangunkan ku dari mimpi
sudah waktunya berdiri
mencari jawaban kegelisahan hati
Terangi dengan cinta di gelapku
Ketakutan melumpuhkanku
Terangi dengan dengan cinta di di sesalku
Dimana jawaban itu
Cahaya bulan menusukku
dengan ribuan pertanyaan
yang tak kan pernah kutahu
dimana jawaban itu
Bagai letusan merapi
bangunkan ku dari mimpi
sudah waktunya berdiri
mencari jawaban kegelisahan hati
# Cahaya Bulan – Okta & Eross Candra (GIE)






yang komentar